Kamis, 27 Juni 2019

Algoritma Kriptografi Caesar Cipher & Rail Fence

Kriptografi adalah ilmu mengenai teknik enkripsi dimana naskah asli/plaintext diacak menggunakan suatu kunci enkripsi menjadi naskah acak yang sulit dibaca/ciphertext oleh seseorang yang tidak memiliki kunci dekripsi. Dekripsi sendiri menggunakan kunci dekripsi bisa mendapatkan kembali data asli. Probabilitas mendapat kembali naskah asli oleh seseorang yang tidak mempunyai kunci dekripsi dalam waktu yang tidak terlalu lama adalah sangat kecil.

 Caesar Cipher

Caesar Cipher adalah salah satu teknik enkripsi yang paling mudah dan paling sering digunakan. Caesar Cipher sendiri juga merupakan salah satu algoritma cipher tertua. Caesar Cipher ini termasuk salah satu jenis cipher subtitusi dimana setiap huruf pada plaintext akan digantikan oleh huruf lain yang memiliki selisih posisi tertentu dalam alfabet.

Algoritma Caesar Cipher ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu :
  1. Pergeseran karakter hanya sebatas jumlah huruf alfabet oleh karena itu algoritma ini tingkat keamanannya lemah.
  2. Algoritma ini perlu digabungkan dengan algoritma lain agar menjadi lebih aman.

Inti dari algoritma ini yaitu melakukan pergeseran terhadap semua karakter yang ada pada semua plaintext dengan nilai pergeseran yang sama. Adapun langkah yang harus dilakukan sebagai berikut :
  1. Menentukan banyaknya pergeseran karakter yang akan dilakukan.
  2. Merubah pola alfabet sesuai dengan pergeseran yang telah ditentukan.
  3. Mengubah plaintext menjadi ciphertext dengan menggunakan pergeseran yang telah ditentukan di awal.
Berikut contoh penggunaan Caesar Cipher:

Plaintext : KRIPTOGRAFI MENYENANGKAN
Shift key/pergeseran : 4 karakter

Tabel Subtitusi :


A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C D

Hasil enkripsi :

OVMTXSKVEJM QIRCIRERKOER

Cara mengenkripsinya yaitu dengan menggunakan tabel subtitusi bagian bawah. Sedangkan untuk mendekripsinya yaitu dengan menggunakan tabel subtitusi bagian atas.

 Rail Fence

Rail Fence merupakan salah satu teknik enkripsi yang menyamarkan tulisan dengan mengubah posisi huruf atau karakter menjadi bentuk diagonal ke bawah dan ke atas sehingga susunan plaintext akan tertukar-tukar. Akibatnya enkripsi ini akan berbentuk zig-zag sehingga enkripsi Rail Fence sering disebut sebagai Zig-Zag Cipher.

Berikut contoh penggunaan dari enkripsi Rail Fence Cipher :

Plaintext : KRIPTOGRAFI
Kunci : 2

K
I
T
G
A
I

R
P
O
R
F

Hasil enkripsi :

KIT GAI RPO RF

Cara dekripsinya :
Hitung jumlah karakter ciphertext, kemudian dibagi dengan  nilai kunci enkripsi. Maka hasil perhitungan tersebut akan menjadi kunci dekripsi. Setelah itu susun karakter ciphertext sesuai dengan kunci dekripsi yang telah di hitung tadi. Selanjutnya, baca karakter secara baris maka ciphertext tadi akan terdekripsi.




sumber :
https://sholeh012.wordpress.com/2011/10/03/caesar-cipher-dan-cipher-key/ 
http://rifqi-z.blogspot.com/2010/08/algoritma-rail-fence-cipher.html



by Moch. Naufal Syafiq - A11.2016.09693

Tidak ada komentar:

Posting Komentar